Emy’s

wanita itu lembut dan suka akan kelembutan

Kenapa iklannya Telkomsel sekarang aneh-aneh??! 29 Februari 2008

Diarsipkan di bawah: Diary, Keluarga, Umum — emys @ 2:41 pm

Belakangan makin gencar aja iklan dari operator seluler di TV, baik swasta maupun TVRI.

Yang bikin heran kenapa iklannya simPATI yang terakhir kok aneh banget sih, apa disengaja biar orang kesel dan jadi terus diingat. Atau emang dibuat terburu-buru, atau.. kehabisan ide alias frustrasi.

Kartu AS juga rada aneh, tapi masih mendingan dikit. Kesannya norak.
Yang cukup menghibur justru iklannya 3 versi anak SD, juga iklan IM3 versi laut o,o1. XL juga mulai menurunkan iklan yang kawin sama monyet dan diganti dengan iklan poin reward yang sekarang naik. Tapi cukup enak dimata.

Aku pernah baca kalau iklan itu refleksi dari cara berfikir atau kelakuan masyarakat sasaran iklan itu di produksi.
Tapi kalau iklannya aneh apalagi norak… apa iya sih orang Indonesia norak dan aneh????

 

4 Responses to “Kenapa iklannya Telkomsel sekarang aneh-aneh??!”

  1. achoey Says:

    mungkin lebih baik aneh jadi orang pada inget
    tapi norak juga malah bikin pikiran mumet

  2. indra kh Says:

    Kayaknya cepat supaya menarik perhatia pemirsa. Atau justru trend kreativitas di biro iklan sekarang adalah mengangkat yang aneh-aneh :) ?

  3. Harian Sa Says:

    Klo di hitung 0,0000000000…1 itu secara matematika sama dg nol alias GRATIS n kagak bayar. Lihat buktinya disini. Klo buat iklan ya perhatikan etika n matematika.

  4. wahyukresna Says:

    whe hehe… sejauh saya belajar generik strategi, itu emang suatu kesengajaan yang dibuat agar iklen mudah diingat, dengan begitu produk yang ditawarkan akan slalu bisa diingat, emang kadang2 ada yang norak banget, aneh, elek, dll. tapi emang itu strategi mereka…

    yang lebih keren lagi cara pengiklanannya buku marketingnya Pak tung Desem Waringin, bayangkan, dengan dia menyebar uang 100 juta di udara (di tangerang) aksi itu sudah di muat di berbagai media, koran, televisi, radio, dll dia bisa menghemat jutaan rupiah untuk mengiklankan bukunya…


Leave a Reply